HASIL RISET MANFAAT & KEGUNAAN JINTEN HITAM HABBATUSSAUDA (Nigella sativa)
Salah satu khasiat yang telah teruji untuk Imuniti adalah kemampuan tubuh menciptakan kekebalan khusus, kuat dan sempurna untuk melawan segala unsur yang menyerang tubuh. Imuniti ini terbentuk dari jaringan limpa dan sel-sel limpa yang menghasilkan antibodi yang berfungsi menghancurkan mikroba yang menyerang tubuh yang disesuaikan dengan susunan dan sifatnya.
Gambarannya, masing-masing dari The Helper T-cell, Killer cell orcytoxic dan suppressor cell ts berusaha mengenal sel-sel yang diserang dalam tubuh, yang berarti di dalamnya ada materi-materi yang aneh dan sekaligus memusnahkannya.
Pada tahun 1986, Dr. Ahmad Al Qadhy dan rekan-rekannya melakukan penelitian di Amerika tentang pengaruh Jinten Hitam terhadap sistem kekebalan tubuh (imuniti) manusia. Penelitian yang dilakukan dalam dua tahap itu menghasilkan kesimpulan pertama: Kelebihan prosentase The Helper T-Cell atas suppressor cells ts mencapai 55% dan ada sedikit kelebihan atas killer cell orcytoxic sebanyak 30%.
Dalam sistem kekebalan tubuh manusia, habatussauda adalah satu-satunya tatanan yang memiliki senjata khusus untuk menghancurkan segala macam penyakit. Sebab, setelah sel paghocytosis menelan kuman-kuman yang menyerang, ia membawa bakteri antigenic ke permukaannya, kemudian menempel dengan sel lymph, untuk mengetahui bagaimana susunan mikrobanya secara mendetil, lalu memerintahkan masing-masing sel T-lymphocytes untuk memproduksi antibodies atau sel T-spesific, khususnya adalah antigenic yang jug dibangkitkan untuk berproduksi.
Dinding sel B-Lymphocytes memiliki kurang lebih 100 ribu molekul dari antibodi yang saling bereaksi secara khusus dan dengan kemampuan yang tinggi dengan jenis khusus yang ditimbulkan oleh antigenic dalam mikroba. Antibodi menyatu dengan sel T- Lymphocytes, lalu bersama-sama dengan antigenic melawan mikroba, sehingga mikroba tidak dapat berkerja dan sekaligus bisa menghancurkannya.
2. Beberapa Kajian ilmiah lain tentang jinten hitam (Nigella sativa)
Di awal 90-an ilmuwan Amerika Serikat melakukan penelitian yang menghasilkan penemuan bahwa minyak Jinten Hitam ternyata tidak hanya berfungsi menyembuhkan namun juga mengandung lebih dari 100 unsur yang mendukung sistem kekebalan tubuh manusia, termasuk di dalamnya unsur yang mampu menyembuhkan penyakit kanker (anti tumor, anti cancer). Penemuan yang luar biasa ini menyebabkan Euforia Jinten Hitam di Amerika Serikat.
Berikut ini beberapa hasil penelitian yang telah dilakukan oleh para ilmuan yang berasal dari Jerman dan Amerika Serikat.
Jinten Hitam Mengandung minyak eter yang dapat membantu pencernaan dan mengurangi masalah usus.
Prof Dr Hildebert Wagner
Institut fur pharmazeutisce biologie, Muenchen Jerman
Jinten Hitam terbukti menyembuhkan 70% pasien alergi, termasuk didalamnya alergi serbuk dan debu juga jerawat dan neurodermitis (penyakit kulit), asthma dan lemahnya daya kekebalan tubuh. Mengkonsumsi jintan hitam secara teratur dapat menahan penyakit flu.
Dr Peter Schleicher
Immunologe, Munscen Jerman
Minyak tanaman Jinten Hitam berkhasiat tidak hanya pada asthma, tetapi juga pada Neurodermitis
Prof Dr Michael Meurer
Munchener Dermatologische Klinik, Jerman
Dengan mengkonsumsi Jinten Hitam sangat berkhasiat karena kandungan yang tinggi dari asam lemak tidak jenuh
Prof Dr Walter Dorsch
Munschen Jerman
Terapi baru yang efektif, mudah dicerna dan tidak mahal pada penyakit alergi adalah pengguna asam lemak tak jenuh dari minyak biji tanaman terutama minyak Jinten Hitam.
Dr Lutz Bannasch
Munchen Jerman
Ekstrak Jinten Hitam memiliki khasiat anti-tumor tanpa efek samping seperti yang terjadi pada chemotherapy dan penyinaran.
Study of Nigella sativa on humans
University of South Carolina USA
Jinten Hitam memiliki peranan yang penting pada pencegahan tumor. Pada pemakaian dalam waktu yang lama minyak Jinten Hitam memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain itu dapat mempercepat pembelahan sel.
Dr Stanley Kopok
University of Arizona USA
Karena kandungan tinggi berlipat-lipat asam lemak tidak jenuh, Minyak Jinten Hitam sangat rentan terhadap oksidasi. Pada penyumbatan (sembelit) dalam tubuh maka diperlukan perlindungan selanjutnya dari pengaruh buruk oksigen reaktif. Karena alasan itu sangat penting untuk menambahkan vitamin antioksidan (vitamin E dan beta caroten (provitamin A).
Institut zur Erforschung neuer Therapieverfahren
Chronischer Krankheiten und Immunologie, Munchen Jerman
Sumber : http://www.prianusa.com/hasil_riset.html

